• Senin, 04 September 2017



    Pengertian sejarah.
              Sebagai mana telah kita pelajari, sejarah memiliki pengertian yang luas. Pengertian sejarah tersebut dapat kita gali dari pengertian kata atau secara etimologis atau dari sejumlah definisi yang dikemukakan oleh para filsuf, sejarawan, dan mereka yang memiliki perhatian khusus pada ilmu sejarah.
             
    Hasil gambar untuk sejarah

    Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memberikan penjelasan secara umum tentang kata sejarah, yaitu:
              -asal usul, keturunan, dan silsilah.
    -kejadian peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa yang lampau, hikayat, tambo, dan.
    -pengetahuan/uraian tentang kejadian dan peristiwa yang benar terjadi pada masa yang lampau.

    Dari penjelasan ini, dapat kita katakan bahwa sejarah tidak saja berarti asal usul, keturunan, silsilah, atau peristiwa yang benar terjadi pada masa yang lampau.
    Sejarah adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari berbagai peristiwa atau kejadian penting dalam kehiupan manusia pada masa yang telah lampau.
    Dari pengertian secara umum, sejarah adalah ilmu pengetahuan yang akan diterapkan dalam suatu proses penelitian sehingga peristiwa dan kejadian masa lalu.



    Peran manusia dalam sejarah.
             

    Sejarah adalah kumpulan peristiwa masa lalu. Sebagai ilmu, sejararah meneliti peristiw yang pernah terjadi pada masa lampau. Mengapa perlu diteliti? Peristiwa sejarah terus bergerak ke masa kini dan masa depan serta dalam masa iti senantiasa memengaruhi kehidupan manusia.
             
              Manusia yang berperan sebagai penggerak sejarah, manusia dan sejarah tidak dapat dipisahkan. Karena perannya dalam peristiwa sejarah bererti sebagai layaknya pameran utama dalam drama. Dengan kata lain, sejarah adalah sejarahnya manusia.

    a)Hukum Fatum.
              Menurut hukum fatum (nasib) yng dianut sejak jaman yunani kuno ini, nasib atau hukum alam adalah kekuatan tunggal yang menentukan gerak sejarah. Manusia hanya mengikuti hukum alam itu saja. Ia tidak menentukan arah dan gerak sejarah.

    b)Pandangan Reanisasi dan Zaman Pencerahan.   
    Menurut pandangan reanisans dan zaman pencerhan, mnusia adalah penggerak sejarah, yang bertujuan mewujudkan perubahan dan kemajuan.

    c)Pandangan Ibnu Khaldun.
              Disini Ibnu Khaldun memandang manusia sebagai mahluk yang otonom, artinya dianugrahkan kebebasan untuk menentukan arah dan perjalanan hidupnya sendiri.
    d)Pandangan Metearisme Historis
              Pandangan yang menampakkan inti dari aliran merxisme menyatakan bahwa sejarah manusia digerakkan oleh pertentangan antar kaum ploretariant  (kaum buruh) yang tidak memiliki sarana produksi.

              Konsep waktu dalam sejarah mencakup empat hal pokok berikut. Perkembangan, kesinambungan dan perubahan.

    -Perkembangan artinya sutu keadaan masyarakat dalam suatu periode tertentu dalam sejarah berkembang dari dan disebabkan oleh saja atau berdiri sendiri.
    -Kesinambungan artinya suatu kondisi terkadang tidak melahirkan kondisi baru, melaikan tetap diturunkan atau diwariskan karena dianggap baik oleh suatu masyarakat. Dengan kata lain, kondisi tersebut misalnya praktik sosial tertentu.

    -Perubahan artinya masyarakat membentuk praktik yang baru dan berbeda sama sekali dengan praktik sebelumnya. Hal itu terjadi karena praktik yang lama dinilai tidak memadai lagi (ketinggalan jaman) untuk menunjang kemampuan tata kehidupan.

    c)Sejarah Sebagai Ilmu.
              Pengertin itu berbeda dengan ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan lahir karena orang tidak puas dengan pengetahuan atau tentang suatu kenyataan seperti apa adanya. Jika pengetahuan dihasilkan oleh pencerahan indera tanpa berpikir panjang, maka ilmu pengetahuan dihasilkan melalui sebuah proses yang sistematis dengn mengikuti kaidah-kaidah tertentu. Yaitu sistematis, koheren (taat asas), valid (sahih), reliabel (dapat dipercaya), akurat, objektif, mempunyai hukum, dalil, dan generalisasi. Serta dapat memprediksi. Itulah kaidah dan asas ilmu pengetahuan.
              Sejarah adalah ilmu pengetahuan, sebagai ilmu pengetahuan, sejarah adalah gambaran tentang peristiwa masa lampau yang dialami manusia, disusun secara ilmiah, meliputi kurun waktu tertentu, diberi tafsiran, dan dianalisis kritis. Sehingga mudah dipahami dan dimengerti. Menurut Kunto Wijoyo, cici-cici sejarah sebagai ilmu adalah sebagai berikut. Mempunyai objek, empiris, mempunyi metode, dan mempunyai generalisasi.

    d)Sejarah Sebagai Peristiwa.
              Sejarah adalah peristiwa yang telah terjadi pada masa lampau. Namun, tidak semua peristiwa yang terjadi pada masa lampau dapat dikatakan sebagai sejarah. Peristiwa tersebut dapat dikatakan sebagai sejarah jika memenuhi syarat berikut.

              -Objektif, maksudnya bahwa peristiwa itu didukung oleh fakta sejarah yang dapat menunjukan bahwa suatu peristiwa benar-benar terjadi.
              -Penting, maksudnya peristiwa yang terjadi itu mempunyai arti penting terhadap perkembangan ilmu pengetahuan serta kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.

    e)Manfaat Mempelajari Sejarah.
             

              Presiden pertama indonesia pernah berucap, “jangan sekali-kali melupakan sejarah. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang dapat memahami sejarahnya sendiri. Sebab jika tidak, bangsa tersebut akan menjadi bangsa yang kecil sehingga tidak mungkin menjadi bangsa yang besar”. Pesan ini kemudian dikenal dengan ungkapan “JAS MERAH” Jangan Sekali Melupakan Sejarah.
                                                                 


    Leave a Reply

    Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

  • Desa SritejoKencono Kec. KOTAGAJAH Kab. Lampung Tengah

      Di setiap negara, termasuk Indonesia, desa menjadi unit penting penggerak pembangunan. Dalam acara Tempo Economic Briefing beberapa waktu...

    Copyright © - Semoga Bermanfaat

    Semoga Bermanfaat - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan